Friday, 16 October 2015

Diabetes Melistus ( Pengertian,Ciri-Ciri,Cara Pencegahan )

Diabetes melistus adalah salah satu penyakit yang sudah ada dari dulu pada manusia dan dikabarkan sebagai salah satu penyakit tertua didunia. Diabetes melistus berasal dari bahasa yunani, diabetes berarti pancuran atau memancur dan melistus adalah madu atau gula.

Diabetes melistus lebih dikenal luas dengan masyarakat adalah kencing manis. Kencing manis sendiri adalah gangguan metabolisme tubuh yang memiliki sifat kronis. Penyakit jenis ini sering terjadi kepada orang dewasa akan tetapi anak-anak bisa juga terkena penyakit ini di usia muda karena gaya hidup yang kurang baik atau kurang sehat.

Penyakit kencing manis diperkirakan meningkat sampai 12 juta penderita di tahun 2020 karena banyak anak-anak yang terserang kencing manis atau diabetes melistus ini. Ditambah lagi dengan semakin banyaknya makanan yang kurang sehat dan juga pola hidup masyarakat yang semakin berantakan.

 Kurang lebih kata diabetes melistus atau kencing manis adalah gejala diabetes yang berlebih dan tidak dapat dikontrol, yaitu banyak keluar air seni yang manis karena banyak mengandung gula. Menurut medis definisi diabetes adalah suatu kumpulan aspek gelaja yang timbul pada seseorang yang dikarenakan oleh peningkatan kadar gula atau glukosa pada darah yang diakibatkan oleh kekurangan insulin baik yang sifatnya absolut atau relatif.

Diabetes melitus sangat erat kaitannya dengan mekanisme pengaturan gula normal. Pada kondisi normal, kadar gula tubuh akan selalu terkendali, berkisar 70-110 mg/dL, oleh pengaruh kerja hormon insulin yang diproduksi oleh kalenjar pankreas.
Setiap sehabis makan, terjadi penyerapan makanan seperti tepung-tepungan (karbohidrat) di usus dan akan kadar gula darah meningkat. Peningkatan kadar gula darah ini akan memicu produksi hormon insulin oleh kalenjar pankreas.
Berkat pengaruh hormon insulin ini, gula dalam darah sebagian besar akan masuk ke dalam berbagai macam sel tubuh (terbanyak sel otot) dan akan digunakan sebagai bahan energi dalam sel tersebut.
Sel otot kemudian menggunakan gula untuk beberapa keperluan yakni sebagai energi, sebagian disimpan sebagai glikogen dan jika masih ada sisa, sisa sebagian tersebut diubah menjadi lemak dan protein.

Banyak dari penderita diabetes melistus yang awalnya tidak mengetahui kalau dia mengidap penyakit ini. Dibeberapa negara maju seperti amerika hampir 50% orang yang terkena diabetes tidak mengetahui kalau dia terkena penyakit ini. Dan diasia pun hampir 85% tidak mengetahui kalau dia terkena penyakit ini.

Diabetes terbagi menjadi 2 jenis yaitu diabetes melistus tipe 1 dan diabetes melistus tipe 2. Penyakit diabetes tipe 2 ini sering dialami oleh pria saat sudah berusia diatas 35 tahun. Namun seiring dengan pola hidup yang salah dan kurang baik rata-rata pria dengan umur 20 tahun keatas juga sudah ada yang mengalami penyakit jenis ini.

1. Ciri-Ciri dan Gejala kencing manis

1. Sering mati rasa

Banyak kasus seperti ini, jika ada pengidap diabetes melistus maka dia akan mudah kesemutan dibagian tangan, kaki dan juga jari-jari tubuhnya. Hal ini disebabkan oleh serabut saraf dalam tubuh yang rusak karena peningkatan gula darah didalam tubuh.

2. Berat badan turun

Berat badan penderita diabetes melistus dapat menyebabkan berat badan anda turun. Hal ini dikarenakan tubuh manusia tidak dapat menyerap glukosa atau darah atau sumber energi dengan baik. Maka dari itu berat badan akan menjadi turun karena kurang energi tadi.

3. Nafsu makan meningkat drastis

Rasa ingin makan atau rasa lapar yang berlebih juga merupakan salah satu efek dari penyakit kencing manis. Rasa lapar ini biasanya tidak dapat dikendalikan karena tubuh mengeluarkan sinyal lapar dari dalam. Sinyal lapar ini berfungsi sebagai penambah tenaga dalam tubuh agar semua sel-sel tetap dapat energi tambahan dan dapat berfungsi dengan baik.

4. Gangguan penglihatan

Gangguan penglihatan sering terjadi pada diabetes jenis 2. Pengidap gangguan penglihatan akan kabur dan terganggu, hal ini biasa terjadi karena meningkat secara drastis kadar glukosa dalam tubuh sehingga menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan membatasi cairan yang masuk kedalam mata.

5. Gangguan kulit

Penderita diabetes biasanya memiliki gangguan kulit. Hal ini disebabkan oleh diabetes yang dapat menyebabkan perubahan fungsi pada kelenjar keringat. Sehingga akan mengalami rasa gatal-gatal, lebih bersisik, atau juga sering terjadi iritasi pada kulit.

2. Cara Pencegahan Diabetes

1. Makanan Pencegahan diabetes

Bagi penderita diabetes, ada beberapa makanan sehat yang dapat mengurangi bahaya dari diabetes. Makanan-makanan ini dapat menormalkan kembali kadar gula darah dalam tubuh. Berikut makanan yang baik untuk penderita diabetes :

1. Bayam

Kandungan lutein pada sayur bayam dapat menormalkan kembali kadar gula yang terdapat dalam tubuh. Bayam termasuk makanan 4 sehat 5 sempurna yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi siapa saja.

Penelitian :

Nutrisi Lutein pertama kali ditemukan oleh sebuah penelitian di Universitas Harvard pada tahun 1945. Bagi penderita diabetes, ancaman kebutaan potensinya sangat besar, oleh karena itu kandungan Lutein sering digunakan dalam pengobatan makula mata.

2. Minyak Zaitun

Kandungan lemak tak jenuh pada minyak zaitun bermanfaat menurunkan kadar “lippoprotein” LDL pada tubuh. Low Density Lippprotein menyebabkan kegemukan dan termasuk lemak jahat yang kurang baik bagi tubuh. Kegemukan akibat penimbunan lemak jahat ditambah jarang berolah raga akan meningkatkan risiko terkena diabetes.

3. Buah Acai Berry

Senyawa antidoksidan pada blueberry dan beberapa jenis buah “berry” sangat baik bagi tubuh. Semakin gelap warna kulit buah, semakin banyak kandungan zat antidioksidan yang bagus bagi kesehatan tubuh. Salah satu jenis tanaman berry yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes adalah Acai Berry. Kandungan asam lemak omega 3 dan 6 pada Acai Berry dapat memperbaiki kerusakan sel akibat diabetes.

4. Bawang Putih

Fungsi bawang putih bagi tubuh adalah makanan rendah kolesterol jahat. Penyakit kolesterol dapat memicu munculnya penyakit lain seperti diabetes. Kandungan protein, vitamin A, B-1 pada bawang putih berfungsi sangat baik bagi penderita diabetes karena dapat menormalkan kadar gula dalam darah. Dalam sebuah penelitian ditemukan fakta jika 100 gram bawang putih memiliki kandungan air sebanyak 60% dan juga menghasilkan 122 kalori. Senyawa alisin pada bawang putih yang mengeluarkan bau menyengat saat dimemarkan bermanfaat untuk menguragi gejala diabetes.

5. Yoghurt tanpa lemak

Siapapun membutuhkan cemilan di sela-sela aktivitasnya, namun makanan untuk penderita diabetes ini harus dibedakan. Yoghurt tanpa lemak, bisa jadi pilihan sehat untuk cemilan yang nikmat.

Penelitian :

Yoghurt memberi manfaat secara signifikan untuk mengurangi risiko diabetes. Peneliti bidang nutrisi dan epidemilogi Universitas Harvard Dr.Frank Hu mengatakan jika yogurt dapat mengurangi risiko diabetes sebesar 18%. Tapi Dr.Hu menjelaskan bahwa bukan berarti Anda lantas mengkonsumsi yogurt setiap hari. Dr. Hu menyarankan agar Anda memperhatikan konsumsi makanan selain Yogurt yang dimakan setiap hari, beberapa diantaranya perlu diganti dengan menu lebih sehat.

6. Oatmeal
Kandungan gula pada oatmeal tidak sama dengan kandungan gula yang terdapat pada nasi, walaupun jenisnya adalah makanan penghasil karbohidrat. Saat mengkonsumsi oatmeal, disarankan tidak menambahkan lagi gula di dalam oatmeal Anda. Marisa More (American Diabetic Association) mengatakan bahwa oatmeal tanpa gula memiliki serat yang tinggi, sehingga tidak meningkatkan gula darah dengan cepat dan tinggi. Cara kerja serat oatmeal sangat baik untuk mengontrol gula darah.

7. Beras merah

Beras merah sudah dikenal sebagai makanan untuk penderita diabetes, yang akan mengurangi kadar gula darah dalam tubuh dibanding beras putih. Beras merah kaya serat, perbandingan serat antara beras putih dan beras merah adalah 1:8. Itulah sebabnya, seseorang yang mengkonsumsi beras merah tidak merasa kekenyangan dan mengantuk saat makan beras merah. Bandingkan dengan beras putih, sedikit saja beras putih anda  konsumsi biasanya mudah diserang kantuk lalu tidur. Saat tidur setelah makan, dipercaya menjadi penyebab kadar gula darah naik.


Sekian posting saya hari ini tentang diabetes, intinya selalu budayakan hidup sehat karena kesehatan adalah nikmat yang sangat penting didunia melebihi nikmat kaya sendiri. Percuma kan kalo kaya cuma sakit makanya budayakan hidup sehat ya.

No comments:

Post a Comment